Beranda Nasional Daerah Ciptakan Ramadan Kondusif, Polrestabes Bandung Perketat Patroli dan Larang Konvoi Sahur

Ciptakan Ramadan Kondusif, Polrestabes Bandung Perketat Patroli dan Larang Konvoi Sahur

2

Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengeluarkan kebijakan tegas menjelang bulan suci Ramadan tahun ini dengan melarang seluruh kegiatan Sahur On The Road (SOTR) dan aksi balap liar di wilayah hukum Kota Bandung. Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama warga menjalankan ibadah puasa.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, menegaskan bahwa pelarangan ini didasari atas evaluasi tahun-tahun sebelumnya, di mana kegiatan SOTR seringkali disalahgunakan. Alih-alih menjadi kegiatan sosial, SOTR justru kerap berubah menjadi konvoi kendaraan yang tidak tertib, aksi ugal-ugalan, hingga memicu gesekan antarkelompok yang berujung pada tawuran.

“Kami melarang kegiatan sahur on the road karena berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antar kelompok, konvoi kendaraan yang tidak tertib, hingga potensi tindak pidana kriminalitas lainnya,” ujar Kapolrestabes Bandung, Kamis (19/2).

Selain SOTR, pihak kepolisian juga memberikan atensi khusus terhadap aksi balap liar yang biasanya marak terjadi pada waktu menjelang subuh atau setelah sahur. Menurutnya, balap liar merupakan aktivitas yang sangat membahayakan nyawa pelaku maupun pengguna jalan lain, sehingga penindakan di lapangan akan dilakukan secara maksimal.

Sebagai bentuk komitmen dalam menegakkan aturan tersebut, Polrestabes Bandung akan meningkatkan frekuensi patroli skala besar di berbagai titik yang telah diidentifikasi sebagai lokasi rawan gangguan. Kepolisian tidak segan-segan untuk memberikan sanksi berat bagi masyarakat yang nekat melanggar aturan ini.

“Kami akan lakukan penindakan tegas, termasuk penyitaan kendaraan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi aktivitas yang mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.

Kapolrestabes mengimbau warga Kota Bandung, khususnya para pemuda, untuk mengisi momen Ramadan dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat di lingkungan masing-masing atau di tempat ibadah. Upaya preventif ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah di Kota Kembang.

Editor:detikhukum.com
Dani Sumarno