DetikHukum

ISMAHI Jabar Minta Kapolda Baru Pastikan Kepastian Hukum dalam Kasus Sukahaji

Bandung, 13 Oktober 2026 — Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) Wilayah Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas serah terima jabatan Kapolda Jawa Barat dari Irjen Pol. Pipit Rismanto kepada Irjen Pol. Hengki.

ISMAHI Jabar berharap pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme kepolisian, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum secara adil tanpa diskriminasi.

 

Salah satu perhatian utama ISMAHI Jabar adalah konflik agraria di Sukahaji, Kota Bandung, yang berkaitan dengan sengketa tanah, dugaan intimidasi dan kekerasan, serta penanganan perkara pidana terhadap sejumlah warga.

 

Pada 16 Desember 2025, ISMAHI Jabar telah menyampaikan pengaduan kepada Propam Polri terkait dugaan pelanggaran etik, disiplin, dan kelalaian jabatan anggota kepolisian dalam rangkaian peristiwa di Sukahaji. ISMAHI menegaskan bahwa dugaan tersebut harus diperiksa secara objektif dan tidak boleh dianggap terbukti sebelum ada hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Lima tuntutan ISMAHI Jabar kepada Kapolda baru

 

 

 

 

 

 

Selain kasus Sukahaji, ISMAHI Jabar juga menyoroti persoalan hak ketenagakerjaan di Kota Cimahi sebagai bagian dari perhatian terhadap akses keadilan bagi masyarakat.

 

Pesan utama

 

ISMAHI Jabar mengapresiasi pengabdian Kapolda sebelumnya dan mengucapkan selamat bertugas kepada Kapolda yang baru. Organisasi tersebut berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kepercayaan publik melalui keterbukaan, profesionalisme, evaluasi, dan penegakan hukum yang adil.

 

Inti pernyataan ISMAHI Jabar: Pergantian Kapolda tidak boleh sekadar menjadi serah terima jabatan, tetapi harus menjadi momentum untuk memberikan kejelasan hukum, melindungi warga, dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat secara bertanggung jawab.

 

Editor:Dani

Exit mobile version