Beranda Nasional Benarkah Kadis PUPR Diduga Terlibat Skandal Sewa Alat Berat Workshop Pemkab Labuhanbatu

Benarkah Kadis PUPR Diduga Terlibat Skandal Sewa Alat Berat Workshop Pemkab Labuhanbatu

7

Kabupaten Labuhanbatu. Detikhukum.Com

Sorotan miring terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Labuhanbatu inisial HTS ST, terus jadi perbincangan dijajaran aparatur sipil negara (ASN) jajaran Pemkab Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya, ada beberapa unit alat berat yang keberadaan di Workshop ( Gudang alat berat ) Dinas PUPR sebagai aset milik Pemkab Labuhanbatu tersebut, tidak diketahui pasti dimana keberadaan alat alat berat dimaksud, sampai dihari Rabu (08/07/2026).

Disisi lainnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu HTS ST, sampai saat ini enggan menjawab konfirmasi tim awak media yang bertugas didaerah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, selaku sosial control mitra Pemkab Labuhanbatu. Begitu juga, Kepala workshop Dinas PUPR yang beberapa Minggu kemaren baru dilantik diruang data dan karya Pemkab Labuhanbatu. Lagi lagi, enggan menjawab konfirmasi tim awak media.

Namun, menurut keterangan dari sumber tim awak media dari jajaran ASN Pemkab Labuhanbatu membeberkan, bahwa ada sekitar enam (6) unit alat berat Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu yang saat ini keberadaan diluar, kerja.
“Sekitar ada enam (6) unit pak, katanya atas kerja diluar “, kata sumber, yang tahu selak beluk terkait alat alat berat di workshop Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu.

Menurut sumber enam (6) unit, Motor Grader dua (2) unit, Single Drum Bomag tiga (3) unit dan Baby Roller satu (1) unit, diketahui saat ini berada diluar Workshop, dibawa kerja keluar. Bahkan, menurut info sumber , sewa alat jenis Excavator Rp 2.000.000 ( Dua juta ) rupiah, jenis Grader sama besarnya Dua juta per hari selam delapan (8) jam kerja. Beda dengan alat berat Bomag sewanya Rp 1.500.000.- dan alat berat Walas Rp 1.000.000.-.

” Khabar nya pak, alat berat jenis Grader kerja di salah satu Perusahaan Perkebunan. Itu yang kami ketahui di workshop, pak “, ungkap sumber .
Namun, Humas disalah satu Perkebunan swasta itu dikonfirmasi tim awak media, terkait alat berat jenis Grader tersebut, oknum Humas menyebutkan, “,Tidak ada pak , alat berat Pemkab Labuhanbatu dimaksud kita pakai dan kita sewa “, cetusnya melalui Handphone selularnya.

Sebab, sebelumnya pernah terjadi , terkait sewa alat berat Excavator yang diduga tidak disetorkan ke Kas daerah Pemkab Labuhanbati dan terindikasi kuat dugaan masuk kantong pribadi oknum pejabat.
By penulis ( Mora Tanjung ).


Eksplorasi konten lain dari DetikHukum

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.