Bandung – Sejumlah orang tua calon murid mempertanyakan perubahan hasil Seleksi Sementara Tahap 2 Jalur Domisili di SMP Negeri 2 Bandung setelah adanya perubahan posisi peringkat yang dinilai tidak wajar.
Salah seorang orang tua siswa menyampaikan bahwa anaknya sempat tercatat berada di nomor urut 32 pada daftar hasil seleksi sementara. Namun, sekitar lima jam kemudian, posisi tersebut tidak hanya bergeser, tetapi juga tidak lagi ditemukan dalam daftar peringkat yang sebelumnya ditampilkan.

“Kami mempertanyakan bagaimana peserta yang sebelumnya berada di urutan 32 bisa tiba-tiba hilang dari daftar dalam waktu relatif singkat. Kami berharap ada penjelasan yang transparan agar masyarakat memahami proses yang terjadi,” ujar orang tua siswa.
Menurut orang tua tersebut, perubahan yang terjadi menimbulkan tanda tanya karena posisi yang sebelumnya masih berada dalam daftar peringkat berubah secara signifikan dalam waktu beberapa jam. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan orang tua mengenai mekanisme pembaruan data dan proses seleksi yang sedang berlangsung.
Hingga rilis ini disampaikan, Dinas Pendidikan Kota Bandung belum memberikan penjelasan resmi terkait perubahan posisi peserta yang dipersoalkan oleh orang tua siswa tersebut. Karena itu, berbagai pertanyaan mengenai penyebab perubahan peringkat masih menunggu klarifikasi dari pihak berwenang.
Para orang tua berharap Dinas Pendidikan Kota Bandung maupun pihak SMP Negeri 2 Bandung dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pembaruan peringkat, verifikasi data, serta faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan posisi peserta dalam hasil seleksi sementara.
Rilis ini disusun berdasarkan keterangan orang tua siswa dan dimaksudkan sebagai penyampaian informasi serta harapan agar pihak terkait memberikan klarifikasi resmi demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru.
Bandung, 30 Juni 2026
Detikhukum.com
Dani Sumarno
Eksplorasi konten lain dari DetikHukum
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















